Menghias bilik kecil

by - Agustus 17, 2016


Ada temen yang nanya, kemarin. "Nov, kenapa lo seneng nulis?". Waduh rada bingung juga jelasinnya.
Well, gini ya beib...
Kata Buya Hamka dalam Novelnya "Dibawah Lindungan Ka'bah" >>>bahwa ketika perempuan sudah menikah, ia akan memasuki bilik kecil hidupnya.
Namun, bagi saya bilik kecil itu ingin saya hias seindah dan semenarik mungkin untuk saya tinggali. Sehingga membuat saya betah, nyaman dan masih mampu memberikan energi positif untuk orang lain.
Salah satu hiasan yang terpajang indah di bilik kecil saya itu adalah bunga-bunga kasih sayang. Basi ya? Mungkin bagi sebagian orang dianggap begitu. Sebab saya sangat menyadari saya harus bahagia terlebih dulu. Sebagai istri dan ibu dari kedua pangeran dan seorang princess, ibu adalah tumpuan  hati dan jiwa mereka.
Bila saya tak cukup modal untuk bahagia, bagaimana untuk mengatur suhu kasih sayang dalam keluarga.
Lalu hubungannya dengan menulis?
Beib, menulis itu berguna ampuh menggali kemerdekaan jiwa. Jiwa yang merdeka dari rasa sedih adalah kemerdekaan yang hakiki. Otomatis dengan suka menulis harus seirama dengan membaca.
Buku jendela dunia, kata orang bijak. Dengan membaca buku, ruang imaginasi kita luas tak terbatas ruang dan waktu. Penjelajahan yang maha asyik yaa...saat membaca. Kadangkala untuk membangun emosi positif banyak didapat dalam buku. Semangat yang membara, aroma cinta dan romantisme dan banyak lagi.
Tak ada alasan bagimu, wahai ibu cantik bahagia/icaba diluar sana untuk berduka, lara dan hampa saat berada dalam "bilik kecil" mu.

#edisiberbagi
#MariMencintaiMenulis
#Depok,2agust2016
#NovaYulfia

You May Also Like

0 komentar