Hikmah dibalik belum dikabulkannya doa

by - September 24, 2016


Tuhan sangat senang kepada hamba yang rajin berdoa. Baik dikala sepi ataupun ditengah keramaian. Sedu sedan dan isak tangis diam-diam di tengah malam yang senyap lebih disukai Tuhan. Ini menunjukkan betapa hanya Tuhan lah tempat seseorang mengadu, menghiba dan menghamba dengan segenap jiwa.

Namun, bila segala doa telah dimohonkan pada Sang Maha Mendengar dirasa tak kunjung berbalas. Ada baiknya melihat dengan kepala jernih dan hati yang penuh tawadhu' dengan menela'ah hikmahnya. 

Apa saja hikmahnya bagi manusia?
1. Sebagai bahan intropeksi diri. 
Boleh jadi, doa yang telah dimohonkan itu bukan belum dikabulkan. Tetapi, Tuhan lebih Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya. "Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang kamu tidak ketahui". Begitulah yang tertera dalam kitab suci. 

2. Proses pembelajaran diri.
Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang hingga ia melakukan perubahan itu sendiri. Bila doa sudah dipintakan maka ikutilah aturan main berikutnya, yakni usaha dan ikhtiar sebagai bentuk proses pembelajaran diri. 
Besi yang kuat tidak terbentuk begitu saja. Ada proses yang cukup panjang mengiringinya. Pun demikian manusia. Adalah kodrat alam, sebuah doa dibarengi ikhtiar yang mumpuni. 

3. Menunggu kesiapan dan kepantasan hamba untuk menerimanya.
Proses seleksi alam mutlak milik semua makhluk. Bahwa tes kepantasan dan kepatutan berlaku bagi setiap hamba yang mengajukan permohonan doa. 
Selama jeda waktu menunggu, baik sangka senantiasa dalam pikiran.
Bisa jadi, Tuhan menginginkan manusia seperti besi yang kuat dan kokoh. Kokoh terlebih dahulu dalam hal tekad, niat dan akidah mungkin baru itulah saat yang tepat. 

Setiap manusia hanya berkewajiban sebagai pendoa, bukan sebagai pengatur waktu kapan doa akan dikabulkan. Itu mutlak hak veto Tuhan. Tuhan teramat mencintai hamba-Nya yang suka berdoa. Dan bagi Tuhan itu juga sebagai barometer tingkat kesombongan hamba. Semakin rajin berdoa, semakin tawadhu' lah ia. Sebaliknya, bila hamba jarang berdoa maka kesombongan telah merajai hati.
Nauzubillahi min zalik...!

#edisiMuhasabahDhuha
#novayulfia



You May Also Like

0 komentar