Bisnis Lahan Parkir Nan Menggiurkan di Ibukota

by - November 14, 2017


Kemacetan kota Jakarta salah satunya dipicu oleh kendaraan yang parkir sembarangan tempat. Terkadang sampai memakan bahu jalan dan mengusik kenyamanan masyarakat pengguna jalan lainnya. Sehingga sekarang muncul peraturan daerah yang mewajibkan para pemilik kendaraan pribadi untuk mempunyai garasi sebagai penyimpanan kendaraan mereka.

Namun bagaimana bagaimana bagi pemilik kendaraan yang tidak punya lahan cukup memarkir kendaraan mereka?

Tentu solusinya adalah memanfaatkan sewa lahan parkir yang kini banyak tersedia di berbagai pelosok Ibukota.

Dengan harga tanah yang ‘menggila’ di Ibukota mungkin sekilas Anda akan berpikir bisnis ini hanya akan mampu dilakukan oleh pebisnis besar saja.

Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk memulai bisnis lahan parkir ini.

Saya akan menyajikan informasinya untuk Anda.

1. Membuat sistem bagi hasil dengan pemilik tanah.
Disini Anda adalah orang yang akan membangun gedung parkiran diatas tanah tersebut. Setelah mendapatkan copy surat-surat tanah dari pemilik tanah, maka langkah selanjutnya yaitu mencari investor untuk pendanaan guna membangun gedung parkir. Setelah investor setuju dengan segala proposal bisnis  Anda dan plan lengkapnya, maka Anda dan tim sudah memiliki bisnis lahan parkir dengan omset yang tidak Anda bayangkan sebelumnya. Gedung parkir yang disediakan untuk menampung kendaraan-kendaraan roda empat biasanya sewanya memang lebih mahal. Karena tingkat keamanan dan lokasinya.

Kekuatan bisnis ini ada pada lokasi. Semakin dekat lokasi gedung parkir yang Anda dirikan dengan area perkantoran atau tempat regional lainnya maka akan semakin mahal sewanya.

2. Menyulap lahan kosong menjadi lahan parkir sepeda motor.
Keberadaan lahan parkir motor yang dikelola oleh perorangan sudah umum ditemui di dekat stasiun-stasiun Kereta Api. Diakui atau tidak keberadaan lahan parkir tersebut sangat membantu masyarakat yang ingin menggunakan kereta api dan menitipkan motor mereka kepada pengelola lahan parkir. Dibandingkan parkir di dalam stasiun, harga yang ditawarkan oleh masyarakat lebih beragam dan cenderung lebih murah.

Menurut beberapa sumber mengatakan, kisaran sewa parkir untuk satu motor sehari sekitar Rp. 5.000 sampai pukul 24.00 WIB berlaku mulai datang. Bila satu motor dikenai dengan biaya murah dan terjangkau, maka tentu akan banyak pemotor yang datang berlangganan. Dan keuntungannya akan berkali lipat bila lahan yang Anda sediakan lebih besar dan banyak menampung motor.

Bisnis lahan parkir di Jakarta sampai saat ini masih menjadi salah satu idola bagi orang yang memiliki lahan kosong. Namun sayangnya terkadang masalah perijinan masih menjadi momok. Terlebih parkir liar yang tersebar luas di Jakarta dan hampir mudah dijumpai seperti di dekat stasiun, pabrik, perkantoran atau sekolah. Pihak pemilik tanah merasa bisnis mereka tidak perlu diurus perijinannya. Padahal segala hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak ada aturannya dan tata laksana perijinannya.

Semoga bagi Anda yang mau mendirikan bisnis lahan parkir mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait, agar bisnis lancar dan aman.

You May Also Like

0 komentar