Inilah Cara Sederhana Menjadi Pendongeng Bagi Mommy yang Efektif

by - September 16, 2019




"Bebaskan anak berimajinasi dalam dunia dongeng"

Hai Moms, jam tidur malam adalah waktunya Mommy bereksperiman menjadi voice over alias pendongeng. Mengantarkan anak-anak ke alam mimpi mereka dengan berbagai macam dongeng ala seorang ibu menurut para pakar psikologi anak, kelak akan menjadi kekayaan jiwa bagi anak Anda lho..
Dunia dongeng merupakan dunia yang menakjubkan terutama bagi anak-anak. Di dunia dongeng, anak bebas membangun imajinasi mereka tentang hidup mereka. Membangun mimpi, cita-cita dan keinginan. Dan banyak penelitian juga mengatakan anak yang biasa di dongengkan akan lebih banyak perbendaharaan kosa katanya.
Alangkah baiknya, aktivitas mendongeng ini disampaikan oleh orangtua sendiri. Karena kegiatan mendongeng merupakan salah satu aktivitas yang mampu membangun kedekatan emosional orangtua dan anak. Menurut beberapa pakar pendidikan anak, membacakan dongeng adalah sarana terbaik untuk mendidik anak-anak kita. Salah satu manfaat mendongeng akan mampu memberikan edukasi terhadap seputar kehidupan yang dibawakan secara menarik untuk anak-anak.
Sebenarnya semua orangtua bisa menjadi pendongeng yang baik. Asal tahu saja triknya, yakni keterampilan berbahasa lisan yang bersifat produktif. Misalnya, mengubah-ubah suara menjadi berbagai karakter yang sedang dibacakan. Jadi tidak ada alasan orangtua tidak pandai mendongeng.
Lalu sebagai orangtua yang menginginkan tumbuh kembang anak lebih optimal melalui dongeng, bagaimana tips pembaca dongeng yang baik?
Tenang Moms, tidak perlu menjadi pendongeng profesional bila ingin dongeng Anda diterima oleh anak. Cukup mengetahui beberapa tips sederhana berikut ini untuk menjadi pendongeng yang baik.  Karena tujuan akhir Anda membacakan dongeng ialah agar pesan-pesan moral yang hendak di transfer oleh orangtua terhadap anak melalui dongeng dapat tersampaikan dengan  lugas, tegas dan efektif.
Memilih tema dongeng yang sederhana. Moms tahu tidak, kalau tema dongeng yang sama ketika dibacakan berulang pada anak, ternyata tidak membuat mereka bosan. Apa sebabnya? Bisa jadi karena tema cerita yang sangat sederhana. Sehingga anak dengan mudah mengingat, menghapal dan mencerna maksud dan tujuan dari cerita tersebut. Bahkan ketika mereka disuruh menceritakannya kembali tidak akan mengalami kendala yang berarti. Misalnya dongeng tentang kancil dan buaya. Berbagai versi sudah diciptakan dengan tokoh kancil buaya ini, namun peminatnya tidak pernah sepi.

Teknik mendongeng harus menarik. Poin terpenting mendongeng terletak pada teknik Anda membacakan dongeng. Misalnya jenis suara yang diubah-ubah disertai dengan  mimik wajah yang mendukung. Jika kisahnya menceritakan Anda harus menangis, lakukan ekspresi menangis dengan baik. Dengan demikian anak akan belajar membedakan karakter-karakter dalam cerita dongeng melalui ekspresi Anda sebagai pendongeng. Dan hal ini akan tersimpan baik dalam memori otak mereka. Rangkaian kata dan efek suara yang disampaikan harus se-kreatif mungkin. Karena salah satu aspek menarik dalam dunia dongeng yaitu teknik mengubah suara. Dan anak-anak sangat suka menirukan suara.

Buatlah cerita bersambung. Ketika anak mulai terlihat nyaman dengan  dongeng yang dibacakan buatlah ia menjadi ketagihan untuk mendengarkan kisah lanjutannya. Buatlah alur cerita bersambung. Caranya, siasati dengan membuat episode-episode yang membuat cerita terasa panjang.

Yang tidak boleh diabaikan ketika membacakan dongeng ialah masalah waktu. Masa konsentrasi anak tidak panjang seperti halnya orang dewasa. Makanya durasi bercerita kisaran 15-25 menit atau dapat disesuaikan dengan usianya. Kemudian pancing daya ingat mereka melontarkan pertanyaan ketika dongeng selesai disampaikan.
Alangkahnya senangnya anak-anak mendapatkan pengalaman dongeng langsung  dari orangtuanya.
Moms, Anda sudah siap menjadi pendongeng ya untuk anak tercinta..


You May Also Like

0 komentar