Inilah Fakta Unik Dibalik Penetapan Waktu-waktu Shalat Fardhu

by - September 16, 2019



Assalatu imaduddiin’

Salat merupakan tiangnya agama. Bagi seorang muslim yang tidak menjalankan kewajiban dari rukun Islam kedua ini maka ia dianggap telah merubuhkan tiang agamanya sendiri. Nauzubillahi...
Fakta bahwa perintah shalat fardhu adalah 'oleh-oleh' dari Rasulullah SAW saat melakukan Isra’ Mi’raj sungguh tidak terbantahkan. Di dalam Al-Qu’an sudah tertera dengan sangat jelas.
Allah SWT setiap kali memberikan suatu perintah dan larangan selalu disertai dengan hikmah yang dapat dibaca secara tersurat dan tersirat oleh umat-Nya. Demikian halnya dengan perintah shalat fardu. Banyak hikmah yang terkandung dalam aktivitas shalat baik dari segi kesehatan, ilmu pengetahuan, ilmu psikologi dan lainnya.

Tapi tahukah Anda dibalik shalat fardhu ternyata ada memiliki hal-hal unik yang mungkin tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya?

Setiap peralihan waktu shalat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan alam yang bisa diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam ini tidak asing bagi penyuka fotografi dan astrofisika serta pengaruhnya terhadap kesehatan.

Mari kita lihat fakta unik dibalik peralihan waktu shalat fardhu tersebut:
Waktu Shalat Subuh. Ketika waktu Shalat Subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang sesuai dengan tiroid (kelenjer gondok). Menurut ilmu Fisiologi, tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Maka sungguh sangat merugi bagi mereka yang masih tidur ketika masuk waktu Shalat subuh. Selain itu tiroid tidak dapat menyerap energi baik saat tubuh masih tidur. Tepat saat azan berkumandang energi dari alam semesta sedang pada kondisi optimal. Sangat disarankan bagi Anda untuk berlama-lama pada gerakan sujud dan ruku’.

Waktu Shalat Zuhur. Suasana alam berwarna kuning sangat berpengaruh pada sistem pencernaan dan hati manusia. Jadi bagi orang yang melewatkan Shalat Zuhur dan  akan mengalami masalah pada pencernaannya.

Waktu Shalat Ashar. Ketika waktu Shalat Ashar, alam berubah lagi menjadi oranye yang kuat pengaruhnya terhadap organ tubuh pria yaitu kelenjar prostat. Prostat merupakan kelenjar eksorin pada pria yang berfungsi mengeluarkan dan menyimpan sejenis cairan yang menjadi dua pertiga dari bagian sperma, rahim, ovarium/indung telur dan testis yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan. Maka akibatnya sangat merugi bagi orang yang melalaikan Shalat Ashar, sebab selain akan merusak sistem reproduksinya kerugian lainnya adalah menurunkan daya kreativitas dan daya ingat.

Waktu Shalat Magrib. Pernah Anda diingatkan oleh para orangtua untuk tidak keluar rumah saat waktu Shalat Magrib tiba? Ternyata salah satu alasannya yaitu karena pada saat itu alam berwarna merah yang selaras dengan spektrum dan frekuensi jin dan iblis. Makanya sangat dianjurkan bila Anda tengah melakukan safar (perjalanan) berhentilah sejenak untuk menunaikan ibadah Shalat Magrib. Selain sebagai pengabdian terhadap Sang Khaliq, menunaikan 3 rakaat ini dapat menyelamatkan diri kita dari gangguan penglihatan mata/fatamorgana penglihatan.

Waktu Shalat Isya. Shalat Isya sebagai penutup hari dari kewajiban shalat lima waktu juga memiliki fakta unik. Dimana pada waktu shalat tiba alam semesta berubah warna menjadi nila (indigo) yang sangat berpengaruh dengan kontrol otak. Kaum muslimin yang kerap meninggalkan Shalat Isya akan mengalami dilanda rasa gelisah. Untuk itulah sangat disarankan untuk mengistirahatkan tubuh setelah selesai menunaikan Shalat Isya.  

Demikianlah beberapa fakta unik yang dapat dikulik dari waktu-waktu shalat fardhu serta korelasinya dengan perubahan alam. Sungguh Maha Besar Allah SWt yang telah mensyari’atkan umat Islam untuk menunaikan shalat fardhu agar mampu hidup selaras dengan alam. Subhanallah...




You May Also Like

0 komentar